pabrik petasan terbakar

berita, tkj

Pabrik Petasan Terbakar

Tukang Las yang Jadi Tersangka dalam Ledakan Pabrik Petasan Itu Belum Ditemukan

Tukang Las yang Jadi Tersangka dalam Ledakan Pabrik Petasan Itu Belum Ditemukan
nur ichsan/wartakota/wartakota
OLAH TKP MELEDAKNYA PABRIK PETASAN – Kapolres Tangerang Kota, Kombes Harry Kurniawan, memimpin olah TKP Lanjutan bersama Tim DVI Mabes Polri dan Dokpol Polda Metro Jaya, di lokasi pabrik petasan yang terbakar,Senin (30/10). Olah TKP lanjutan dengan menyisir lokasi asal mula penyebab kebakaran ini untuk mencari kemungkinan masih ada jenazah korban yang belum ditemukan yang tertimbun reruntuhan bangunan. Pada kesempatan itu polisi masih menemukan sisa serpihan kerangka para korban diantara reruntuhan bangunan yang hangus terbakar. Sementara itu di lokasi kejadian puluhan karangan bunga ucapan duka cita dari berbagai kalangan berjejer di muka pabrik, dan warga yang penasaran terus berdatangan untuk melihat dari dekat lokasi kejadian. WARTA KOTA/Nur Ichsan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepolisian telah menetapkan tukang las Subarna Ega (25) sebagai tersangka atas kasus kebakaran di pabrik petasan PT Panca Buana Cahaya Sukses, di Kosambi, Tangerang, Banten, yang menelan korban tewas mencapai 50 pekerja pada Kamis (26/10) lalu.

Namun, enam hari berlalu, kepolisian belum berhasil menemukan keberadan dan nasib dari Subarna.

Kepolisian belum menemukan Subarna Ega di antara 46 korban luka yang dirawat di tiga rumah sakit di Tangerang.

“Belum ada jenazah yang teridentifikasi atas nama Subarna Ega,” ujar Wakil Komandan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri, Kombes Yusuf Mawadi, di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (31/10).

Yusuf menjelaskan, meksi ada anggota keluarga Subarna Ega yang telah mendatangi RS Polri, namun hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan contoh atau sampel Deoxyribonucleic Acid (DNA) dari mereka.

Sampel DNA tersebut diperlukan untuk dibandingkan dengan data postmortem yang sudah didapatkan tim dari para jenazah korban kebakaran tersebut.

Adapun syarat sample DNA pembanding tersebut haruslah berasal dari keluarga kandung di atas yakni ayah dan ibu kandung. Sample DNA pembanding juga bisa berasal dari keturunan sejarah atau di bawahnya, seperti kakak, adik, atau anak kandung.

“Keluarganya sudah datang. Namun, keluarganya yang datang kadang itu adik ipar, kakak ipar, dan itu tidak bisa,” jelas Yusuf.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Malvyandie Haryad
sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2017/11/01/tukang-las-yang-jadi-tersangka-dalam-ledakan-pabrik-petasan-itu-belum-ditemukan

Leave a Reply